Selasa, 05 Mei 2026

Mengambil Foto, Merekam, dan Bercerita Sebuah Momen

Aku suka mengambil foto meskipun aku pribadi jarang sekali mengambil swafoto diriku sendiri. Mengambil foto aku anggap sebagai salah satu rupa dalam mengabadikan momen, merawat kenangan, dan membuat cerita baru. Setidaknya itulah yang aku yakini.

Aku bukan orang yang ahli dalam mengambil gambar. Jelas pasti bukan fotografer profesional. Soalnya sampai sekarang aku sering clueless dalam mengatur kamera. Aku masih awam, aku masih harus amat sangat banyak belajar terkait fotografi. Meskipun begitu, aku tetap merasa dunia fotografi adalah sesuatu hal yang menyenangkan.

Merekam Cerita Dalam Foto

Karena buka orang yang ahli, hasil jepretanku jelas tidak estetik banget. Cuma bagiku yang terpenting adalah aku menyukai hasil fotoku. Soalnya inti dari mengambil foto adalah merekam momen agar bisa aku kenang dan mungkin ceritakan ke orang lain di waktu mendatang.

Foto dari HP yang terakhir kali aku unggah di tumblr.
Foto dari HP yang terakhir kali aku unggah di tumblr.

Semenjak adanya kamera di ponsel, rasanya mengambil foto jadi kian gampang. Well, hasil foto dari HP seiring teknologi ponsel yang berkembang hasilnya juga semakin bagus kok. Sekarang aku memfoto apa pun dari kamera HP sebagai senjata utama. Pernah sih dipinjami pocket camera dan kamera DSLR. Namun, yah itu untuk latihan dan sudah dulu sekali.

Kalau ditanya sering foto apa, jawabku cuma foto random. Ketika ada rasa oh ini harus difoto, aku buru-buru menyalakan kamera dan merekamnya. Kalau galeri HP-ku dibuka, isinya kebanyakan foto soal makanan, pemandangan, hasil kebun, kucing, dan buku. Biasanya aku mengambil foto dengan setting kamera biasa, meskipun ada kalanya juga pakai mode pro.

Saat mengambil foto, kadang sekali jepret hasilnya bisa banyak banget. Kalau sudah agak tenang dan gak riwuh baru deh aku menyortir beberapa foto tadi. Apa ada kriteria khusus bagiku menyortir foto? Tidak ada. Aku hanya main sortir pakai feeling saja. Kalau suka aku simpan, kalau tidak suka aku hapus. Sudah seperti itu begitu saja.

Setelah disortir, sentuhan terakhir dariku pada foto-foto jepretanku adalah diedit. Editing kadang tuh terasa kayak magis akhir untuk foto. Soalnya dengan sedikit sentuhan dari editing foto rasanya akan berubah dan berbeda.

Sedikit cuplikatan kegiatanku mengedit di Adobe Lightroom Mobile.
Sedikit cuplikatan kegiatanku mengedit di Adobe Lightroom Mobile.

Editing foto pakai apa? Adobe Lightroom Mobile. Sudah lebih dari 5 tahun aku selalu cropping dan coloring foto pakai aplikasi itu. Kalau buat carousel biasanya editnya di Canva. Namun, untuk pewarnaannya kembali ke Adobe Lightroom sih.

Tak ada tips atau tutorial yang bisa aku berikan berkait editing foto. Aku cuma sering crop agar fokus ke hal yang aku inginkan kemudian diberikan sentuhan warna yang menurutku cocok. Seringanya aku memainkan warna agar lebih tajam dan jelas saat diunggah.

Modalku editing adalah feeling dan gaskeun saja. Karena yang terpenting aku mendapatkan hasil foto yang aku inginkan. Sampai sekarang aku masih belajar banyak hal soal foto: mulai dari komposisi, lighting, editing, dan masih banyak lagi.

Kalau mungkin ada yang penasaran dan tertarik dengan warna editan fotoku, kalian bisa mengakses beberapa preset buatanku di lynk.id. Monggo, silakan dicek.

Kemana Perginya Foto-Foto Yang Aku Jepret?

Foto yang aku abadikan seringnya berakhir tersimpan di folder memori sebagai file digital. Sebenarnya tertarik utnuk mencetak dan menyimpannya dalam album foto sih. Cuma kualitas tinta warna printerku kurang dan harga kertas foto lumayan bagiku pribadi. Alhasil sampai sekarang aku masih pikir-pikir lagi untuk mencetak hasil fotoku.

Meskipun begitu, ada kalanya beberapa foto jepretanku aku unggah di sosial media atau blog. Seperti yang bisa dilihat, hasil foto di blog ini adalah hasil jepretanku dengan kamera HP. Foto di blog ini benar-benar rekam memori dan menjadi cara bagian bercerita dalam tulisan di sini.

Instagram pribadiku @hirestyu.
Instagram pribadiku @hirestyu.

Foto keseharian yang terasa berkesan sering aku upload di instagram milikku: @hirestyu. Lalu beberapa foto terkait kulineran, jalan-jalan, dan buku bisa dicek di akun Pinterest pribadiku. Sedangkan, blog tumblr aku gunakan untuk unggah beberapa hasil latihan foto yang aku suka.

Kadang juga beberapa foto yang kayaknya menarik dan berpotensi sering aku unggah di Shutterstock. Lumayanlah bisa jadi microstock. Kalau ada yang download, hitung-hitung bisa jadi uang jajan. Kalau kalian ada yang mau coba daftar dan unggah foto di Shutterstock, bisa pakai link referral-ku yang ini. Lumayan banget sih kalau rajin unggah dan paham microstock terkait foto dan video di Shutterstock. Bisa jadi uang tambah-tambah pokoknya.

Jadi, itu sedikit ceritaku dalam berfoto. Kegiatan berfoto masih akan terus aku lakukan untuk waktu yang sangat lama. Aku percaya kedepannya masih ada banyak hal dan kenangan yang akan aku foto. Yang jelas aku akan terus belajar dan berlatih berkait fotografi. Mungkin juga bakal nabung sedikit demi sedikit soalnya aku mau punya pocket camera pribadi. Namun, itu mungkin cerita untuk lain waktu sih.

Jadi, kamu sering berfoto tidak? Kalau sering berfoto biasanya ambil foto apa?

restyu, 050526.

Halo, nama pena saya restyu tapi kalian bisa panggil saya Anggit. Seringnya saya menulis cerita keseharian atau beberapa hal menarik bagi saya untuk dibagikan di blog. Salam kenal.


EmoticonEmoticon